Pengaruh pengungkapan corporate social responsibility (csr) dan corporate governance terhadap praktik penghindaran pajak (tax avoidance) (studi kasus pada perusahaan manufaktur sektor barang konsumsi yang terdaftar di bei pada tahun 2014-2016)

Ajeng Retna Pamudyana, 1442520066 (2018) Pengaruh pengungkapan corporate social responsibility (csr) dan corporate governance terhadap praktik penghindaran pajak (tax avoidance) (studi kasus pada perusahaan manufaktur sektor barang konsumsi yang terdaftar di bei pada tahun 2014-2016). Sarjana Terapan thesis, POLITEKNIK NEGERI MALANG.

[img] Text
1442520066_full_text.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img] Text
1442520066_open_access.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Corporate Social Responsibility (CSR) dan Corporate Governance (diproksikan dengan kepemilikan institusional, proporsi dewan komisaris independen dan komite audit) terhadap praktik penghindaran pajak (Tax Avoidance) pada perusahaan manufaktur sektor barang konsumsi yang terdaftar di BEI (Bursa Efek Indonesia) pada tahun 2014-2016. Sampel penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sektor barang konsumsi yang terdaftar di BEI pada tahun 2014-2016 sebanyak 20 perusahaan yang dipilih dengan menggunakan purposive sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda (Multiple Regression Analysis) dengan variabel independen Corporate Social Responsibility (CSR) yang diproxykan dengan CSRDI (Corporate Social Responsibility Disclosure Index), proporsi dewan komisaris independen, jumlah komite audit, dan presentase kepemilikan institusional terhadap praktik penghindaran pajak yang diproxykan dengan ETR (Effective Tax Rate). Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) CSR berpengaruh positif tidak signifikan dengan koefisien bernilai positif 0.061 dan nilai dengan signifikansi 0.164 > 0.05 (2) Kepemilikan institusional berpengaruh positif tidak signifikan dengan koefisien bernilai positif 0.014 dan nilai dengan signifikansi 0.533 > 0.05 (3) Proporsi dewan komisaris independen berpengaruh negatif tidak signifikan dengan koefisien bernilai negatif 0.005 dan nilai dengan signifkansi 0.292 > 0.05 (4) Komite audit berpengaruh negatif dan signifikan dengan koefisien 0.038 dan nilai dengan signifikansi 0.001 < 0.05. Berdasarkan hasil analisis dari semua data, maka dapat disimpulkan bahwa semakin besar jumlah komite audit dapat meminimumkan praktik penghindaran pajak. Sedangkan pengungkapan CSR, kepemilikan institusional, proporsi dewan komisaris independen tidak berpengaruh terhadap praktik penghindaran pajak. Kata kunci : corporate governance, corporate social responsibility, tax avoidance

Nomor Panggil

658.408 3 PAM C1

Nomor Register

115/DIV-AKM/2018

Item Type: Thesis (Sarjana Terapan)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci : corporate governance, corporate social responsibility, tax avoidance
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 658 General management > 658.4 Executive management > 658.408 Social responsibility of executive management > 658.408 3 Social responsibility of executive management
Divisions: Jurusan Akuntansi > D-IV Sarjana Terapan (AK) > Akuntansi Manajemen (AKM)
Depositing User: Mr. Robbi Rakhmawan
Date Deposited: 04 Mar 2020 03:03
Last Modified: 04 Mar 2020 03:03
URI: http://repository.polinema.ac.id/id/eprint/177

Actions (login required)

View Item View Item